Twitter

HORROR TEMAN BARU YANG MISTERIUS

Aku baru saja pulang dari acara penghiburan dirumah teman kuliahku yang kini belum tahu dimana keberadaannya. Orang tuanya sangat sedih dan terpukul dengan kejadian itu. Sudah beberapa personil kepolisian dikerahkan untuk mencarinya namun semuanya sia sia. Mau tidak mau polisi harus membuat statusnya menjadi DPO.

Kulihat jam tanganku sudah pukul 7 malam,tapi bus yang ingin kutumpangi tidak muncul muncul juga. Sementara ibu sudah beberapa kali menghubungiku untuk segera pulang. Selang beberapa menit,kulihat seorang lelaki sebayaku berhenti tepat didepanku. Ia menawarkan tumpangan kepadaku namun aku heran ternyata masih ada orang jaman sekarang yang mau menolong orang lain. Tanpa basa basi aku langsung saja naik keatas motornya. Katanya ia mengenalku,tapi kapan? Aku bingung dan merasa tidak pernah bertemu dengannya sebelumnya. Tapi biarlah,aku hanya meng-iya kan semua omongannya,yang penting aku sudah dapat tumpangan dan ingin bertemu dengan ibuku secepatnya.

Disepanjang jalan aku mencium aroma tidak sedap yang berasal dari badannya,namun ia terus berbicara panjang lebar mengenai sisi kehidupannya yang serba suram. Aku sangat terbawa kedalam ceritanya yang terlalu hiper meskipun suaranya terdengar serak serak basah. Tanpa kusadari kami berhenti disebuah rumah yang sangat besar dan mewah. ''lohh.. kita dimana ini?'' tanyaku heran. ''tenang aja,gak usah takut. ini rumahku,singgah sebentar bisakan?'' jawabnya. ''tapi gak lama kan? soalnya ibuku udah nunggu'' sahutku cemas sambil melihat jam tanganku yang sudah menunjukkan pukul 10 malam. ''iya'' jawabnya sambil membukakan pintu dan kami pun masuk kedalam.

Ia lantas menyalakan semua lampu dan kulihat rumah itu kosong melompong seperti tidak berpenghuni tapi terlihat bersih. Ada banyak kamar kamar desekeliling lorong yang terbentang lurus menuju dapur. Kulihat juga ada banyak foto foto wajah orang yang menghiasi dinding rumah yang berwarna putih itu. Setelah kutanya,ia tinggal sendiri dan kedua orang tuanya sudah lama meninggal. Namun mengapa begitu banyak foto yang terpampang didinding itu? Mengenai hal itu aku segan menanyakannya.


''tunggu disini sebentar ya,jangan kemana mana,aku mau kedapur dulu'' katanya sambil menepuk bahuku. Lalu,aku pun duduk dilantai dan menyandarkan tubuhku didinding. Perhatianku tidak pernah lepas dari foto foto itu. Sambil menunggu temanku tadi,aku pun bangkit berdiri dan mendekati wajahku kearah foto foto itu. Ku perhatikan satu persatu wajah wajah itu dengan serius. Aku sama sekali tidak mengenal mereka. Mungkin mereka semua adalah keluarga teman baruku tadi.

Sambil terus memandangi,tiba tiba bulu kudukku berdiri sendiri. Aku menyadari ternyata dari tadi aku merasakan ada sebuah foto yang seakan selalu memperhatikan gerak gerakku. Tidak salah lagi,sebuah foto yang ada dipaling ujung dari deretan foto foto itu terlihat kedua bola matanya melotot tajam melihatku. Tampak sangat menyeramkan dan aku pun ketakutan dan berhenti memandang lalu memutar balik tubuhku dan kembali duduk dilantai sambil menundukkan kepalaku. ''apa itu? atau hanya halusinasiku saja?'' pikirku dalam hati. Lama sekali temanku itu dari dapur,kataku merengut.

Akhirnya dengan sedikit keberanian,ku buka sebelah mataku melalui celah celah jari tanganku. Kuintip foto tadi,ternyata ia masih melototiku sangat tajam. Lebih lama lagi kulihat,tiba tiba wajahnya terlihat menangis dan kedua matanya mengeluarkan darah. Aku spontan kaget,jantungku berdegup kuat. Aku menyadari bahwa itu seperti wajah temanku yang hilang beberapa waktu yang lalu. ''ada apa ini? kenapa fotonya ada disini?'' tanyaku sangat heran. Ku intip lagi foto itu,matanya bergerak gerak seakan ada sesuatu yang ingin disampaikannya kepadaku. Dan foto foto yang lain pun ikut memperlihatkan wajahnya yang menangis dan sangat menyeramkan.

Aku beranjak dari posisiku dan melangkah pelan pelan melintasi lorong untuk menuju dapur. Aku ingin mengetahui apa yang sedang dilakukannya. Sesekali ku tempelkan ujung jariku dipintu pintu kamar itu,namun terkunci. Terus aku melangkah dan tibalah aku diujung lorong dan bersebelahan dengan dapur. Aku mendengar suara pisau yang sedang di asah asah dan sesekali terdengar suara erangan. Lantas aku mengintip melalui lubang kunci dan aku tidak bisa melihat apa apa. Yang terlihat hanya warna putih dan sesekali berkedip. Aku keringat dingin setelah menyadari bahwa ia juga mengintipku lewat lubang yang sama. Aku pun berlari sekuat tenaga dan aku menyadari kalau dia itu bukan manusia,setan atau apalah sejenisnya. Kubuka semua pintu untuk keluar tapi terkunci dan ku dobrak tapi sia sia. Kali ini habislah aku,pikirku.

Aku putuskan untuk sembunyi didalam salah satu kamar,siapa tahu ada yang tidak terkunci. Ternyata benar,ada kamar yang letaknya ditengah lorong tidak terkunci. Aku pun dengan cepat masuk dan mengunci pintu lalu sembunyi didalam sebuah peti kayu yang ada didalam lalu menutupnya. Aku sungguh sangat sangat ketakutan. Berarti dia yang membunuh temanku dan juga orang orang yang ada didalam foto foto itu.

Tiba tiba didalam keheningan,aku mendengar suara langkah kaki berjalan menelusuri lorong. Suara itu terdengar semakin mendekat kearahku dan terhenti tepat didepan kamar tempat aku sembunyi. Dan ia berusaha membuka pintunya 'BRAKKK...' pintu itu pun terbuka. Aku sangat gemetaran dan menggigil. ''tolong aku Tuhan.. tolong aku Tuhan'' aku terus berdoa didalam peti yang terasa panas dan gelap itu. Aku terus memejamkan kedua mataku lalu peti itu dibukanya 'SRETTT... BRAKKK..' aku merasakan kepalaku diangkatnya lalu membawa pergi dan kulihat tubuhku tanpa kepala didalam peti sudah bersimbah darah dan kaku. Sungguh sakit kurasakan dileherku. Diletakkannya kepalaku diatas meja dan memotretku,lalu aku pun tewas setelah mahluk itu merebus kepalaku didalam sebuah periuk besar.

CERITA HORROR HANTU JEPANG AO-ANDON (LAMPU LENTERA BIRU)

Selama periode Edo (Masa diJepang), kegiatan musim panas populer dikalangan aristoktrat adalah untuk mengumpulkan dan menceritakan kisah-kisah hantu, berharap dinginnya takut akan mencegah panas pertengahan musim panas yang intens. Pihak dari hyakumonogatari kaidankai atau sering disebut pertemuan seratus cerita hantu. Selama pertemuan tersebut, seratus lilin akan dinyalakan dan ditempatkan didalam lentera kertas biru yang biasa disebut Andon, dalam rangka menciptakan suasana mencekam yang cocok untuk mendongeng. Sepanjang malam, para tamu akan bergiliran bercerita semakin menakutkan tentang hantu, setan, iblis, dan hal hal aneh lainnya. Setelah setiap cerita, satu lilin akan padam, sampai akhirnya hanya lilin keseratus yang tetap menyala, dari cahaya biru yang menyala dan semakin redup, akan keluar iblis yang berjuang untuk mengisi ruang gelap.


Menurut takhayul, sebagai lilin terakhir yang padam, hantu nyata akan muncul dari kegelapan untuk menyerang para peserta, yang diciptakan dari keadaan emosi tinggi dan ketakutan para tamu. Hantu ini bernama Ao Andon.


Ao andon adalah inkarnasi teror manusia, terbentuk dari ketakutan banyak orang. Ketakutan ini mengambil penampilan seorang wanita setan dengan rambut panjang berwarna hitam, kulit biru, gigi hitam, cakar yang tajam, dan tanduk. Biasanya memakai kimono putih atau biru, dan bersinar dengan cahaya biru yang menakutkan.


Perilaku ao andon muncul pada akhir pertemuan ini, ketika semua lentera telah padam. Ini muncuk dari asap lilin yang terakhir dan menyerang para tamu yang datang. Apa sebenarnya yang dilakukannya adalah sebuah misteri yang belum dapat dipecahkan, apakah itu menyembelih semua peserta diakhir acara atau hanya melompat keluar untuk memberikan satu kejutan terakhir sebelum para tamu pulang dan belum pernah direkam. Alasan ini adalah bahwa pada saat cerita hantu yang ke 99 telah diberitahu, para tamu biasanya terlalu takut untuk menceritakan kisah akhir, dan para pihak biasanya menyimpulkan pada saat itu, sebelum ao-andon bisa muncul.


CERITA HANTU TEROR SAUDARA KEMBAR


Bobs yang berusia 15 tahun terlihat sangat sedih atas kepergian saudara kembarnya,Boby. Saudaranya itu telah meninggal akibat suatu kecelakaan bus yang mereka tumpangi sewaktu pulang sekolah,sementara Bobs selamat. Bobs yang dulunya periang kini menjadi pendiam dan kebanyakan murung. Maklumlah,dulu mereka selalu kompak dan bersama kemanapun mereka pergi.

Suatu malam,ketika Bobs tidur,ia bermimpi didatangi arwah Boby dan ingin mencekiknya. Wajah Boby terlihat sangat pucat dan dipenuhi darah,juga kedua matanya melotot. Bobs berteriak teriak minta tolong kepada ibunya. Dengan sigap Bobs pun terbangun dan duduk,lalu dilihatnya badannya sudah keringat dingin. Ia sangat ketakutan malam itu. Dia mendengar anjing terus menggonggong dari arah luar. Ia pun merinding ketakutan.

Kemudian Bobs menyalakan lampu kamar dan bergegas berjalan menuju kamar ibunya. Ia mengetuk ngetuk pintu dan mencoba membangunkan ibunya tapi gagal. Ia melihat jam dinding sudah pukul 2 dini hari. Dari tadi suara longlongan anjing itu semakin lama semakin kuat terdengar. Bobs merasa terganggu,dan ia membuka jendela dan berusaha mengusir anjing anjing itu.

Saat itu juga ia melihat diluar ditengah tengah kegelapan samar samar seperti ada seseorang sedang jongkok membelakanginya. Orang itu berpakaian seperti pakaian sekolah dan rambutnya acak acakan. Ah,mungkin itu hanya orang gila yang kebetulan lewat sini,pikir Bobs dalam hati. Lalu ia menutup jendela tanpa menghiraukannya dan pergi ke toilet.

Ia membasuh wajahnya supaya terlihat lebih segar. Saat itu juga sekilas ia melihat kearah cermin yang ada didepannya,ada seseorang yang lewat dibelakangnya. Hembusan anginnya sangat terasa. Bajunya pas seperti baju orang yang dilihatnya diluar tadi. Langkahnya begitu cepat. Bobs pun merinding dan tercengang. Siapa itu ya? Tanyanya dalam hati sambil melihat kebelakangnya. Lalu ia mematikan kran air dan berlari seribu langkah kekamarnya dan menutupi seluruh tubuhnya dengan selimut. Keesokan paginya bobs menceritakan semua kejadian itu kepada ibunya.

Namun ibunya tidak mempercayainya dan ibunya mengira itu hanya halusinasi Bobs. Tapi Bobs tetap bersikeras,ia menjelaskan bahwa itu adalah arwah Boby yang gentayangan. Ibunya tetap sangat tidak percaya akan perkataan anaknya itu sambil berlalu meninggalkan Bobs. Bobs terlihat sangat bingung dan ia pun pergi kedapur untuk sarapan. Sewaktu Bobs makan,ia sungguh sangat merasakan kehadiran Boby disampingnya.

Hawanya tiba tiba terasa dingin. Kursi makan yang ada disebelah Bobs bergerak dengan sendirinya,seperti ada yang menariknya. Lalu sendok,piring dan gelas yang ada diatas meja perlahan lahan bergeser seperti ingin ikut sarapan. Hembusan udara yang sangat dingin pun terasa menyentuh pundak Bobs. Ia hanya tercengang ketakutan melihatnya dan ia tidak berani lama lama membuka matanya. Jantungnya berdetak kencang. Bobs berpikir bahwa itu pasti arwah Boby yang ingin selalu dekat dengannya kemanapun ia pergi.

Tidak berapa lama,Bobs pelan pelan pergi dari tempat itu dan ia merasakan arwah Boby juga perlahan mengikutinya dari belakang. Sungguh mengerikan. Ketika didalam kelas,Bobs merasakan bangku kosong yang ada disebelahnya,dulunya tempat duduk Boby,bergerak pelan. Bobs tahu bahwa arwah Boby pasti selalu mengikutinya.

Dan para siswa juga sengaja tidak mau menduduki bangku itu. Sesekali arwah Boby memperlihatkan wujud aslinya. Ketika itu sewaktu guru sedang mengajar,Bobs terkejut setelah melihat arwah Boby berjalan jalan didekat guru sambil memperlihatkan wajah yang seram dan dilumuri darah dan terus melotot kearah Bobs. Tapi para siswa dan guru tidak bisa melihatnya. Juga sewaktu jam istirahat,Boby melihat seseorang yang kurang jelas terlihat wajahnya,mondar mandir kebingungan diaula sekolah. Tapi teman teman yang lain tetap tidak bisa melihatnya. Hiii...

Sepulang sekolah,Bobs kembali menceritakannya kepada ibunya,namun lagi lagi si ibu tidak percaya. Dan malamnya Bobs tiba tiba jatuh sakit. Tubuhnya sangat panas dan demam tinggi. Ibunya sangat kuatir bercampur bingung. Dipeluknya tubuh Bobs dan panasnya semakin lama semakin tinggi.

Lalu ibunya putuskan untuk memanggil taxi dan membawa anaknya itu ke rumah sakit. Disepanjang perjalanan Bobs yang duduk disebelah ibunya terlihat gelisah. Sesekali ibunya meminta sang supir untuk mempercepat laju taxinya. Malam itu terasa sangat dingin. ''maaf ya nak,sekarang ibu baru percaya'' kata ibunya sambil terus memeluk erat tubuh Bobs. ''sebenarnya apakah kalian selama ini bertengkar?'' tanya ibu kepada Bobs yang dari tadi memandangi gelapnya hutan yang sedang mereka lewati.

Dengan suara yang terbata bata maka Bobs pun bercerita ''iya bu,aku baru menyadari sekarang. sewaktu sebelum kecelakaan itu terjadi,kami berdua sempat mengobrol. Boby selalu bertanya kepadaku 'kak setiap hari ibu selalu menyuruh kita untuk memakaikan baju yang sama,lalu kalau kita pergi selalu sama sama,makan sama sama,tidur sama,ini itu sama,semua sama,

jadi kalau mati sama gak kak? ayo kak Bobs jawab aku,jawab aku......'. bu,begitulah pertanyaannya kepadaku bu,dia terus memaksaku untuk menjawabnya,namun saat itu aku hanya diam tidak menjawabnya,dan saat itu juga BRAAKKK.... kecelakaan pun terjadi bu..'' begitulah cerita Bobs yang membuat ibunya meneteskan air mata. Sementara taxi terus melaju sangat kencang.

Saat itu juga,taxi yang mereka tumpangi oleng dan menabrak sebuah pohon besar,kecelakaan itu sangat mengerikan. Taxinya ringsek berat,sang supir tewas dan kepalanya pecah,Bobs juga tewas dengan kepala remuk berlumur darah. Namun ibunya hanya luka ringan. Dalam keadaan setengah sadar ibunya melihat samar samar,Bobs dan Boby berdiri didekatnya saling bergandengan tangan sambil memperlihatkan wajah yang sangat sangat mengerikan dan tertawa.


SEJARAHNYA KEMUNCULAN HANTU JERUK PURUT

HANYA ANAK ANAK YANG BISA MELIHAT HANTU HISARUKI. MISTERY!!!!


Cerita hantu atau cerita mitos di Jepang memang sangat banyak tetapi yang terkenal hingga manca negara mungkin hanya beberapa, salah satunya adalah kisah Hisaruki yang merupakan sebuah kisah misteri yang konon hanya dapat dirasakan atau dilihat oleh anak kecil saja, kisah misteri ini merupakan gabungan dari cerita legenda mitos “Hisaruki” dan “Kirakira-san” yang terkenal di sejumlah prefektur di Jepang.

Kisahnya berawal seorang guru yang mendapatkan pekerjaan di sebuah sekolah dasar, di dekat sekolah tersebut terdapat kuil Buddha dan tepat di belakang kedua gedung kuil dan sekolah terdapat sebuah kuburan tua. Kuburan tua tersebut dikelilingi oleh sejumlah pagar besi yang ujungnya tajam untuk menghindari adanya gangguan dari luar atau juga anak-anak sekolah yang bermain.

Setelah beberapa hari bekerja di sekolah tersebut, guru tersebut menemukan hal yang aneh yaitu dirinya selalu menemukan serangga atau hewan-hewan reptil yang tertusuk di ujung pagar tajam tersebut. Tentunya guru tersebut merasa curiga siapa yang melakukan hal tersebut, dan menduga ulah dari salah satu anak dari sekolah tersebut.


Sekolah dasar dan kuil Buddha tersebut berbagi pintu masuk yang sama, sehingga selalu banyak orang yang melewatinya dan juga sering terlihat beberapa anak sekolah yang sering bermain di sekitar kuburan tersebut sehingga memang cukup sulit untuk menentukan siapa yang melakukan hal tersebut. Sampai suatu hari terdapat tikus tanah yang tertancap di ujung pagar tersebut dan pihak sekolah langsung membersihkannya, namun setelah itu pemandangan semakin buruk dimana beberapa hari kemudian seekor kucing ditemukan tertancap di pagar tersebut. Hari dari hari menjadi lebih buruk.

Hal ini membuat pihak sekolah mengambil sebuah tindakan dengan menyelenggarakan sebuah rapat dengan para guru dan juga mengundang sejumlah pendeta yang menjaga kuil Buddha tersebut. Dalam rapat tersebut mereka berdiskusi tentang siapa pelaku yang melakukan hal itu di pagar kuburan. Setelah cukup lama melakukan rapat, mereka tidak menemukan sebuah solusi dan juga tidak menemukan cara untuk menghentikan hal tersebut.

Hari-hari berikutnya seekor kelinci ditemukan tertancap di pagar tersebut, dan kelinci tersebut bukan kelincir liar namun kelinci yang dirawat oleh pihak sekolah. Kelinci tersebut ditaruh disebuah kandang dan murid-murid diperbolehkan memberinya makan setiap hari, dan ketika guru tersebut bertanya kepada para pendeta mereka mengatakan sedang membersihkan area kuburan pada pagi hari dan kelinci tersebut belum tertancap di pagar, semakin membingungkan dan memang tidak ada bukti-bukti yang kuat.

Sampai akhirnya guru tersebut bertanya kepada seorang muridnya di kelas, secara mengejutkan murid tersebut mengatakan sebuah nama yaitu “Hisaruki”, guru tersebut terkejut dan juga bingung dengan jawaban muridnya tersebut yang hanya mengatakan sebuah nama. Anak murid tersebut tidak bisa menjelaskan lebih detail apa yang dimaksud dan hanya mengatakan Hisaruki sambil menutup kedua matanya dengan tangannya dan menggoyangkan kepalanya seolah ketakutan.


Setelah itu sang guru bertanya kepada murid-murid yang lain dan hampir seluruh murid di sekolah tersebut mengetahui nama tersebut, namun tidak ada satupun yang bisa menjelaskan siapa atau apa Hisaruki tersebut. Hal ini sungguh membuat frustasi guru tersebut, selain itu terdapat hal yang cukup aneh dimana anak-anak murid tersebut mengetahui bila ada kelinci sekolah yang tertancap di pagar tersebut namun tidak satu pun yang merasa sedih atau marah dan seperti setiap anak menerimanya.

Suatu hari ketika para orang tua murid datang untuk menjemput anak-anaknya, guru tersebut bertanya kepada para orang tua mereka apakahpernah mendengar Hisaruki, namun tidak satupun dari mereka yang mengingat anaknya mengatakan nama itu, sehingga guru tersebut memastikan bila Hisaruki bukan berasal dari rumah, tokoh televisi ataupun buku. Semakin misterius sampai akhirnya seorang guru lain di sekolah tersebut menjelaskan sesuatu kepadanya.

Dia menjelaskan bila pernah melihat sebuah foto yang terdapat nama tersebut, itu terjadi pada beberapa tahun lalu ketika guru tersebut belum masuk bekerja, anak murid yang bernama Hisaruki tersebut dikatakan keluar dari sekolah namun dengan alasan yang aneh, berawal dari tidak masuknya anak tersebut selama seminggu dan kemudian suatu hari kedua orang tuanya datang ke sekolah untuk mengambil barang-barang Hisaruki dan terlihat terburu-buru serta terlihat tidak ingin berbicara dengan pihak sekolah dan salah satu alasan yang mereka katakan adalah anak mereka mengalami sebuah kecelakaan dan mereka berencana untuk pergi keluar kota, namun kedua orang tua tersebut menolak untuk memberikan cerita lebih panjang dan pergi, pada saat itu seorang guru melihat Hisaruki yang duduk di kursi belakang mobil namun menggunakan sebuah penutup mata, tidak hanya satu mata yang ditutup namun kedua matanya.

Setelah kejadian tersebut tidak ada yang pernah melihat sosoknya lagi dan kemudian semenjak kejadian tersebut hal-hal aneh seperti hewan yang tertancap di pagar kuburan terus terjadi.


ASLI!!!SOSOK HANTU VALAK THE COUNJURING

CERITA HORROR HANTU TETANGGA

Sudah hampir satu minggu aku mulai masuk kuliah dan menempati kamar kosku saat ini. Rumah kos dua lantai dengan 12 kamar ini hanya ditinggali oleh empat orang penghuni sejak aku pertama pindah.

Meski baru seminggu, aku sudah cukup akrab dengan Mas Jon yang menempati kamar sebelahku. Mas Jon adalah mahasiswa teknik elektro semester akhir yang sedang menyusun tugas akhirnya. Biasanya pada sore hari ia sering main ke kamarku dan ngobrol sambil ngopi.

Suatu hari saat aku hendak mandi, Chris si penghuni lain di kamar bawah pamit, “Hef, gue pindah ya!”

“Oke, hati-hati bang!” Aku melambaikan tangan lalu mandi.

Memang kos ini sepi karena sedikit penghuni, apalagi penghuni kamar bawah yang satu lagi tidak pernah pulang. Bahkan aku belum pernah berkenalan sama sekali dengannya.

Berhari-hari berlalu, suatu ketika saat aku pulang kuliah kulihat ada seorang lelaki yang tidak dikenal. Kudekati dia lalu bertanya, “Mas, kamu yang tinggal di kamar itu?”

“Eh, iya, ini mau pindah tapi. Aku Arif,” ia menyodorkan tangannya.

“Hefni, saya penghuni baru di kamar 11.” Kujabat tangannya.

“Hef, bantu aku pindahin barang sebentar. Nanti kutraktir makan,” kata Arif.

Tentu saja aku tidak menolak. Setelah beres memindahkan beberapa barang ke mobil, kami menuju warung. Di warung itu Arif bertanya, “Aku ga berani ngomong ini di sana, kamu yakin masih mau tinggal di kos itu? Kamu nggak tahu ceritanya?”

“Iya mas, aku sudah bayar enam bulan. Sayang uangnya kalo pindah-pindah,” jawabku. “Ada apa emang?”

“Dua bulan lalu, ada mahasiswa yang gantung diri, kamar ujung atas, namanya Jono” katanya. “Kalo kata temen sejurusannya, dia stres. Dapet dosen TA killer terus diselingkuhin pacarnya pula,” tambahnya.

Selesai makan Arif kemudian berdiri, “Mending cepetan pindah deh. Anak-anak lain juga pada pindah gara-gara takut, sering diganggu.” Ia kemudian berjalan ke kasir untuk membayar, lalu melambai berpamitan.

“Kamar ujung? Bukankah itu kamar Mas Jon?” pikirku dalam hati.

Coba bayangkan jika kamu adalah mahasiswa yang ada di kumpulan cerita horor nyata tersebut? Pastinya sangat tidak nyaman dan menakutkan sekali jika ingin pulang ke rumah, kan?

Jika kamu adalah mahasiswa yang merantau, mungkin ada baiknya berhati-hati mencari tempat tinggal. Mungkin tanya tetangga atau pemilik rumah yang akan kamu sewa. Pastikan semuanya aman baik dari sesuatu yang terlihat atau pun tidak.